pdmtangerang.or.id (Serang, 15 April 2022) Pimpinan Wilayah 32 Tapak Suci Banten, telah melantik forum komunikasi Unit Kegiatan Tapak Suci (Forkom UKM TS) Se-Banten pada 14-15 Mei 2022 di Aula Hilmi Aminuddin Nurul Fikri Boarding School, Serang, Banten. Pelantikan ini merupakan tindak lanjut dari pembentukan Forkom UKM TS pada bulan maret 22 lalu dalam rangka memperkuat komunikasi dan silaturahmi antar UKM Tapak Suci yang ada di Wilayah Provinsi Banten.
Menurut Ketua Pimpinan Wilayah 32 Tapak Suci Banten, Juni Hendri Wiyono, selama 3 tahun kebelakang pimpinan wilayah telah menyelesaikan 60% dari agenda yang dicanangkan dalam rapat kerja pertama hal ini termasuk membentuk sebuah wadah untuk mengakomodir kader tapak suci yang ada di perguruan tinggi. Ia berharap dengan hadirnya Forkom UKM TS, dalam 2 tahun ke depan seluruh program Pimpinan Wilayah Tapak Suci bisa dituntaskan seutuhnya mengingat beberapa tahun kebelakang terhambat dengan adanya pandemi Covid-19.
Di wawancara secara terpisah, Ketua Forkom UKM TS , Dr. Milana Abdillah mengatakan, ia bersyukur bisa mewakili Universitas Muhammadiyah Tangerang sebagai ketua Forkom UKMTS Se-Banten dan berharap Forkom UKM TS dapan bersinergi, juga memaksimalkan seni bela diri tapak suci sebagai ajang dakwah dan amal jariyah bagi setiap kader tapak suci
Perhelatan acara yang diselenggarakan di Pesantren Nurul Fikri Boarding School ini mendapat sambutan baik oleh K.H Ahmad Munajih selaku pembina yayasan. Ia mengatakan bahwa Nurul Fikri Boarding School juga siap menjadi tuan rumah dan mendukung terselenggarannya kegiatan-kegiatan Tapak Suci yang akan datang, beliau menyampaikan bahwasanya peningkatan prestasi peserta didik juga menjadi hal yang diperhatikan di pesantren Nurul Fikri Boarding School termasuk prestasi non-akademik seperti pencak silat. Hal ini sesuai dengan harapan dan amanat para pewakaf pesantren
Dalam sambutannya, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten. Dalam kali ini diwakili oleh Prof. Zakariya. Prof. Jack —sapaan akrab beliau. Mengatakan bahwa kader tapak suci bukan hanya harus memiliki kemampuan fisik tetapi juga moralitas, selain itu juga harus memegang teguh ideologi Muhammadiyah. Karenanya, setiap perguruan tinggi Muhammadiyah khususnya, harus menjadikan Tapak Suci dan Ikatan Makasiswa Muhammadiyah sebagai organisasi Intra Kampus yang langsung dibina dan difasilitasi oleh rektorat. Prof. Zakariya berharap ke depannya Forkom UKM TS dapat bersinergi dan menyelenggarakan banyak kegiatan sebagai tanda eksistensi tapak suci di bumi Banten.